Astra Agro Gandeng 60 Ribu Petani Swadaya

BANDUNG, SAWIT INDONESIA – PT Astra Agro Lestari Tbk membangun hubungan kemitraan dengan petani masyarakat di area sekitar kebun perusahaan. Astra Agro menjalin kemitraan dengan petani swadaya sebanyak 60 ribu petani dengan luasan lahan lebih dari 250.000 hektar melalui program Income Generating Activity (IGA).

Santosa, Presiden Direktur PT Astra Agro Lestari Tbk, mengatakan kemitraan petani menjadi perhatian perusahaan dalam rangka mendorong perekonomian lokal dan menyerap panen TBS sawit masyarakat. Melalui program IGA, emiten berkode AALI ini memberikan pendampingan agronomi dan bantuan bibit sawit.

Selain itu, Astra Agro telah bermitra dengan 14.646 petani PIR dan PIR-KKPA dengan areal perkebunan seluas 22.216 hektar tersebar di provinsi Riau, Kalimantan Timur, Kalimantan tengah, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Tengah.

Jika digabungkan antara petani plasma dan petani mitra swadaya, Astra Agro menjalin kemitraan dengan 74.646 petani.

Tofan Mahdi, VP Communication PT Astra Agro Lestari Tbk menjelaskan bahwa kemitraan antara Astra Agro dengan masyarakat merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan. “Ke depan program kemitraan ini akan dimaksimalkan untuk mendukung industri kelapa sawit yang berkelanjutan,” ujarnya.

Pola kemitraan Astra Agro terus berkembang dari tahun ke tahun. Diawali Tahun 1980an, Astra Agro menjalankan pola Perkebunan Inti Plasma (PIR), kemudian dilanjutkan dengan Pola PIR-KKPA (Kredit Koperasi Primer Anggota).

“Ke depan program kemitraan ini akan dimaksimalkan untuk mendukung industri kelapa sawit yang berkelanjutan,” ujar Tofan Mahdi

Pada 2006, Program Income Generating Activity (IGA) digulirkan untuk program kemitraan bagi petani swadaya. Program ini dilakukan agar terjalin hubungan yang dapat memberikan solusi bagi permasalahan operasional petani kelapa sawit mitra maupun petani swadaya seperti pembelian TBS masyarakat, manajemen panen, manajemen transportasi, pengelolaan infrastruktur sampai dengan penyediaan pupuk.

Produksi TBS petani mitra Astra Agro pada tahun 2018 mengalami peningkatan sebesar 40 % dari 2.691.285 ton di 2017 menjadi 3.807.729 ton di 2018.

Tofan Mahdi menyebutkan Astra Agro menjamin kebun petani mitranya melalui traceability untuk menjamin kebun tidak berada pada lokasi yang tidak dapat digunakan untuk budidaya sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

33 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like