APKASINDO: Pabrik Tetap Beroperasi, Petani Aman Dari Covid-19

JAKARTA, SAWIT INDONESIA – DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) mengusulkan pabrik kelapa sawit tetap beroperasi supaya petani memiliki penghasilan. Hal ini dilakukan dalam rangka memperkuat asupan gizi dan imunitas petani beserta keluarganya terhadap pandemi virus Covid-19 atau corona.

“Ada baiknya kita saling bahu membahu menyelamatkan ekonomi bangsa ini, tentu tanpa mengendurkan standar protokol kesehatan yang sudah dibikin pemerintah. Kini saatnya PKS menjadi pahlawan Bangsa. Dan sejarah akan mencatat bahwa PKS yang ada di Indonesia tidak sekadar bisnis, tapi juga pejuang,” ujar Rino Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Apkasindo Rino Afrino, Selasa (7 April 2020).

“Saya yakin, sepanjang Indonesia tidak Lockdown, tidak ada alasan PKS setop operasi.  Jika ada PKS memaksakan diri tutup, patut dievaluasi segala perizinannya dan bila perlu dicabut izinnya supaya tutup selamanya,” tegas Rino.

Rino menjelaskan bahwa ada sekitar 18 juta rakyat yang menggantungkan hidupnya pada tanaman ini. Belum lagi mereka yang bersentuhan dengan aktivitas kelapa sawit ini. Dari 16,3 juta hektare luas perkebunan sawit di Indonesia, luas perkebunan sawit petani sekitar 42 persen. “Bisa kita bayangkan berapa TBS petani yang akan busuk, jika produksi per hektare mereka dalam sebulan antara 800 kilogram hingga 1.100 kilogram,” jelas Rino.

Rino menganalisis bahwa tidak dipanennya buah sawit akan berdampak kepada ekonomi petani dan masyarakat yang bersentuhan dengan aktivitas produksi tanaman itu, namun yang dikhawatirkan selanjutnya adalah dampak jangka panjang.

“Siklus panen yang kacau akan membuat tanaman jadi terganggu. Banyaklah masalah baru yang akan muncul. Jadi, kami sangat berharap, PKS, show must go on. Sebab masih ada sederet cara yang bisa dilakukan untuk menghindari wabah Covid tadi meski pekerja beraktivitas. Tentu dengan menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah dan itu masih sangat memungkinkan,” ujar auditor ISPO ini.

Rino juga berharap, sebagai otoritas pemberi izin, pemerintah daerah mengeluarkan imbauan kepada pabrik kelapa sawit (PKS) untuk terus beroperasi dan mengawasi praktik tata niaga TBS yang ada di wilayah masing-masing.

“Lagi-lagi saya katakan, wabah ini kita hadapi bersama, bukan oleh pemerintah saja. Tapi bukan berarti lantaran wabah ini, aktivitas dan produktifitas kita menjadi turun. Yang penting, patuhi semua aturan yang sudah dibikin pemerintah terkait pandemi Covid itu,” ujar Rino.

 

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like