Tanah Harapan Elaeis (Bagian LVXII)

  • 8 Agustus 2014, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan menbuat SK. 673/Menhut-II/2004 tentang Perubahan Peruntukan Kawasan Hutan Menjadi Bukan Hutan Kawasan Huatan Seluas  1.638.249 Hektar, Perubahan Fungsi Hutan Seluas 717.543Hektar dan Penunjukan Bukan Kawasan Hutan Menjadi Kawasan Hutan Seluas lebih kurang 11.552 Hektar di Provinsi Riau adapun rincian perubahan peruntukan kawasan hutan yang 1.638.249 hektar tadi sebagai berikut:
  • HPT menjadi APL 167.881 hektar.
  • HP menjadi APL 80.437 hektar.
  • HPK menjadi APL 1.389.931 hektar.
  • 29 September 2014, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengeluarkan SK. 878/Menhut-II/2014 Tentang Kawasan Hutan Provinsi Riau. Di SK itu, kawasan hutan di putuskan seluas 5.499.693 hektar. Rinciannya:
  • Kawasan Suaka Alam /Kawasan Pelestarian Alam/Taman Buru 633.420 hektar.
  • HL 234.015 hektar.
  • HPT 1.031.600 hektar.
  • HPK 1.268.767 hektar.
  • Pada 20 April 2016, Menteri Kehutanan Siti Nurbaya menerbitkan SK. 314/MENLHK/SETJEN/PLA.2/4/2016 Tentang Perubahan Peruntukan Kawasan Hutan Menjadi Bukan Kawasan Hutan Seluas  65.125 hektar di Provinsi Riau. Rinciannya antara lain:
  • HPT Menjadi APL 5.185 hektar.
  • HP menjadi APL 4.009 hektar.
  • HPK menjadi APL 55.958 hektar.
  • 23 Mei 2016, Menteri Kehutanan Siti Nurbaya mengeluarkan SK. 393/MENLHK/SETJEN/PLA.2/5/2016 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Nomor SK.314/MENLHK/SETJEN/PLA.2/4/2016 TANGGAL 20 April 2016 Tentang Perubahan Peruntukan Kawasan Hutan Menjadi Bukan Kawasan Hutan Seluas  65.125 hektar di Provinsi Riau. SK ini hanya merubah peta lampiran.

Penulis : Abdul Aziz

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like