Mencermati Pengangkutan Suku Cadang Pabrik Sawit

Kebutuhan suku cadang pabrik kelapa sawit terbilang  tinggi setiap  tahunnya, yang ditujukan bagi penggantian atau perbaikan  yang rusak. Untuk itu, butuh sistem pengangkutan yang cepat dan dapat menjamin suku cadang sampai di  lokasi tujuan, tanpa insiden apapun. 

PT Nusantara Jaya Express, selaku perusahaan jasa logistik, telah berpengalaman dalam membawa suku cadang yang dibutuhkan pabrik kelapa sawit. Sebenarnya, pengangkutan suku  cadang ini merupakan pekerjaan yang tidak mudah, karena memiliki  variasi berat dan  ukuran yang berbeda-beda. Belum lagi, risiko yang mesti dihadapi dalam perjalanan sehingga berpotensi memperlambat waktu pengiriman.

Firman Sitohang, Managing Director PT Nusantara Jaya  Express, menjelaskan perusahaan mesti cermat dan teliti ketika melakukan pengangkutan suku cadang dan komponen yang menjadi bagian pengolahan tandan buah sawit menjadi  CPO di pabrik. Jadi, perlu perlakuan khusus dalam membawa suku cadang mulai dari pelabuhan sampai ke tempat tujuan pengiriman.  Masalahnya, beberapa komponen yang dibawa sangat berat dan memiliki ukuran yang lebih  besar. Untuk itu, terdapat beberapa faktor yang perlu  diperhatikan antara lain pelabuhan, kendaraan pengangkut, dan waktu pengiriman.

Perusahaan pengguna jasanya  berasal dari  pembeli spare part  dan suku cadang yang mayoritas perusahaan kelapa sawit. Dia mencontohkan pengiriman  boiler beserta komponennya yang  dari Malaysia, maka akan diarahkan supaya  bersandar di pelabuhan tertentu. Dengan tujuan, barang tersebut tidak sulit untuk dikirim ke lokasi pengiriman. Misalkan,daerah pengiriman berada di  Ketapang sebaik menggunakan  pelabuhan di  Pontianak, Kalimantan Barat. Jika lokasi pabrik  di  Wahau, dapat memakai  pelabuhan Samarinda, Kalimantan Timur.

Ketersediaan sarana pendukung di pelabuhan menjadi pertimbangan pula. Firman menuturkan perusahaan akan memperhitungkan tempat bongkar muat yang berada di pelabuhan. Selain akan mempersiapkan sarana lainnya seperti crane. “Kalau perlu rental, maka hal akan kami lakukan yang penting pesanan dari  pengguna jasa kami tepat waktu,” kata dia.

Firman menambahkan pihaknya juga melakukan pengawalan khusus ketika truk pembawa suku cadang menuju lokasi pabrik kelapa sawit. Pasalnya, truk yang digunakan beroda 16 atau 20 sehingga badan truk dapat melewati dua pertiga dari jalan raya. Supaya menghindari gangguan di tengah jalan, waktu pengiriman dipilih malam hari karena jalanan sepi dan pengemudi tidak kesulitan mengendarai truk.

Dalam pengiriman, kedatangan barang seperti boiler diperkirakan memakan waktu satu bulan jika dari Sumatera ke Kalimantan. Biasanya, satu set boiler telah berisi bermacam-macam komponen antara lain pipa, semen api dan batu api. Firman mengatakan kondisi jalan dan pelabuhan dapat memengaruhi ketepatan waktu pengiriman. 

Selain membantu pengiriman, PT Nusantara Jaya Express memberikan bantuan berupa konsultasi untuk mengurus administrasi pemasukan suku  cadang yang berasal dari luar negeri. Dijelaskan Firman,  perusahaan hanya sebatas menyarankan suku cadang tersebut lebih tepat melalui pelabuhan mana sesuai lokasi pabrik. Namun, bukan berarti PT NJE yang mengurus semua administrasi barang. 

Firman menuturkan sebenarnya perusahaan dapat mengatur pengurusan dokumen barang ekspor karena sesuai dengan jenis usahanya. Tetapi, tingginya investasi untuk menjadi  perusahaan jasa ekspor impor, membuat PT NJE enggan terlibat. Masalahnya, setiap perusahaan jasa ekspor impor wajib menyetorkan kas yang nilai bergantung kepada masing-masing pelabuhan d Indonesia. “Kalaupun mengurus dokumen, kami lebih memilih menyerahkan kepada perusahaan yang bergerak khusus di jasa tersebut,” kata dia. 

Hampir dua puluh tahun lamanya,  PT Nusantara Jaya Ekxpress mendapatkan kepercayaan dari  perusahaan besar domestik sebagai transportir utama untuk jasa pengiriman barang pabrik-pabrik kelapa sawit, engineering, dan  proyek-proyek lain yang sulit dilakukan perusahaan ekspedisi lainnya.

Firman Sitohang merasa bersyukur selama ini belum pernah ada pengiriman yang terlambat sampai ke lokasi tujuan. Kalaupun ada kendala, biasanya terjadi  di pengurusan dokumen di Bea  Cukai.

Sebagai perusahaan yang telah lama bermain di jasa logistik khusus industri sawit, PT Nusantara Jaya Express optimis bisnis yang dijalaninya kian berkembang sesuai dengan  pertumbuhan industri sawit nasional. Firman menuturkan perusahaan kelapa sawit telah mengenal Nusantara Jaya Express sebagai perusahaan yang dapat menembus lokasi pedalaman. “Istilahnya, kami berani bermain lumpur,” ujar dia.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.