PT Green Mahogany: Greemi-G, Bio Kontrol Pengendali Patogen Sawit

Untuk mengendalikan hama patogen tular tanah, pekebun disarankan menggunakan obat berbahan non kimia yang sekarang ini  banyak  dikembangkan. Salah  satunya Greemi G,  biokontrol yang mengandung Trichoderma spp, jamur spora hijau. 

PT Green Mahogany merupakan  distributor biofungisida tanaman perkebunan kelapa sawit merek Greemi-G. Produk ini hasil penelitian dari Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI) . Luhur Setyo Adi, Bio-Produk Manager PT Green Mahogany menjelaskan Greemi-G merupakan bio kontrol yang mengandung cendawan berspora hijau, Trichoderma spp. Produk ini sangat efektif mengendalikan beberapa patogen tular tanah seperti ganoderma yang menjadi momok bagi tanaman kelapa sawit. 

Menurut dia, Greemi-G dirancang dengan teknologi cukup berkualitas dalam pengembangannya. melalui supervise intensif selama proses produksi, transportasi, penyimpanan, dan aplikasi Greemi-G. Sehingga produk ini memiliki mutu tinggi dan penyediaannya juga dapat dilakukan setiap saat.

Ada tiga langkah aplikasi aplikasi Greemi-G pada tanaman perkebunan seperti kelapa sawit. Pertama, untuk tindakan preventif, tanah digali terlebih dulu disekitar pangkal batang. Selanjutnya taburkan Greemi-G dan tutup kembali dengan tanah. Jika pada cuaca tengah dilanda kemarau maka permukaan tanah ditutup menggunakan Mulsa. 

Kedua, untuk tindakan kuratif, petani harus menyayat bagian yang terinfeksi penyakit. Lalu, aplikasikan Greemi-G pada permukaan yang terdapat luka. Kemudian tutup dengan tanah. Sederhananya, pasta Greemi-G terlebih dulu dicampur air dengan volume yang sama agar dapat dilekatkan pada permukaan luka. “Jika itu sudah dilakukan, baru bakar sisa jaringan hasil penyayatan,” ungkap Luhur penuh semangat.

Langkah ketiga, lanjut Luhur,  menghancurkan inokulum pada sisa-sisa tanaman yang terinfeksi. Lalu aplikasikan 0,5 persen Greemi-G dengan menutup tumpukan dengan plastik hitam selama empat hingga enam minggu. 

Greemi-G termasuk pula produk yang lebih dapat menghemat kegiatan perlindungan tanaman perkebunan sawit. Pertimbangannya, produk ini tetap stabil selama transportasi dan dalam proses penyimpanan sekitar satu tahun. Selain  itu, Strain Trichoderma spp yang terdapat dalam Greemi-G berfungsi sebagai pemicu pertumbuhan tanaman dan menjadi bahan pembawa Greemi-G yang dapat digunakan  menjadi Food Base.

Produk bio kontrol adalah produk perlindungan tanaman perkebunan merek dagang dari PPKS. Seperti Feromonas, Marfu-P, Trikogan, Virusol, Sikordi, Metari, Palm Bionoc, dan lainnya. 

Seperti diketahui, jika Greemi-G bukan hanya digunakan tanaman perkebunan seperti Ganoderma pada kelapa sawit saja. Namun, bisa juga digunakan pantogen tular tanah pada tanaman perkebunan seperti Rigidoporus Lignosus pada karet dan Phytophthora palmivora pada kakao. (Hendro)

 

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.