Kinerja Gemilang SIME DARBY GROUP

SIME DARBY adalah perusahaan hasil penggabungan tiga BUMN perkebunan kelapa sawit asal Malaysia yang bernama Synergy Drive Sdn Bhd, terdiri dari Golden Hope Plantation Bhd, Sime Darby Bhd dan Guthrie Bhd, nilai mergernya mencapai M$ 1,4 milyar atau setara dengan Rp 78,8 triliun, merger ini menjadikan mereka sebagai perusahaan kelapa sawit yang disegani di dunia.

Setelah penggabungan tersebut saat ini SYNERGY memiliki lahan perkebunan kelapa sawit seluas 647.373 ha yang tersebar di Malaysia dan Indonesia. Total luas lahan tertanam dikedua negara tersebut mencapai 523.310 ha, dengan memiliki produksi CPO sebanyak 2,1 juta ton pertahun atau 13% produksi CPO Malaysia.

Di Indonesia SIME DARBY mulai menggarap perkebunan kelapa sawit pada tahun 1988 dengan mengakuisisi 23 lahan perkebunan milik Salim Group seluas 256.000 ha dan saat ini telah memiliki lahan seluas 288.057 ha yang tersebar di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi, sebanyak 209.391 ha telah tertanam dengan produksi Tandan Buah Segar (TBS) sebanyak 3,9 juta ton dan produksi Crude Palm Oil (CPO) sebanyak 800.000 ton.

SIME DARBY melalui anak usahanya di Indonesia yaitu PT. Minamas Gemilang telah memiliki tujuh pabrik kelapa sawit di Kabupaten Kota Baru dan Tanah Tumbu, kemudian membangun dua pabrik kelapa sawit lagi dengan kapasitas 750.000 ton pertahun yang menghabiskan investasi sebesar US$ 100 juta, sehingga total menjadi sembilan pabrik kelapa sawit, ekspansi ini dilakukan untuk memenuhi permintaan CPO yang tinggi dari pabrik minyak goreng dari anak usaha yang lain PT. Golden Hope Nusantara.

Seiring meningkatnya permintaan olahan CPO di Indonesia dan dunia, dan untuk meningkatkan potensi keuntungan yang berlipat, membuat perusahaan ini mulai menggarap sektor hilir. Pembangunan kedua pabrik ini juga menunjukkan keseriusan SIME DARBY untuk masuk ke industri hilir kelapa sawit karena sebelumnya hanya bermain disektor hulu.

SIME DARBY termasuk perusahaan yang giat melakukan ekspansi, perusahaan ini pernah menghabiskan dana sebesar RM 100 juta untuk membuka lahan perkebunan kelapa sawit seluas 20.000 ha di Julau, Sarawak dengan melakukan joint venture terhadap 109 kepala keluarga yang diwakilkan oleh Land Custody and Development Authority (LCDA) di tiga wilayah yaitu Lower Julau, Sungai Pitoh dan Entabai.

Hingga akhir 2011 lalu SIME DARBY berhasil membukukan pendapatan sebesar RM 41,8 milyar dengan laba bersih sebesar RM 3,66 milyar. Dengan pendapatan sebesar itu perusahaan ini semakin leluasa melakukan ekspansi, terutama ekspansi bisnis kelapa sawit yang memberikan kontribusi terbesar bagi perusahaan disamping bisnis lainnya seperti bisnis otomotif dan properti.

Ditulis oleh Muslim M Amin, President Director PT. CDMI

 

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.