Cargill Berkomitmen Jalankan Ispo

PT Hindoli, anak usaha Cargill, merupakan salah satu perusahaan yang menerima sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dari Suswono, Menteri Pertanian. Penyerahan sertifikat ini dilakukan pada 8 Maret 2013 yang bertempat di Gedung Kementerian Pertanian. John Hartmann, Chief Operating Officer Cargill Tropical Palm mengapresiasi pemberian sertifikat ISPO merupakan cerminan kuat produksi kelapa sawit yang bertanggungjawab di industri ini.Seiring meningkatnya permintaan kelapa sawit  dalam penggunaan produk makanan maupun non makanan sangatlah penting bagi rantai suplai minyak sawit. 

“Cargill mendukung penuh usaha yang dilakukan ISPO dalam pengembangan mekanisme untuk memberikan keistimewaan produk kelapa sawit lestari di pasar,” ujar John Hartmann.  

PT Hindoli telah menerima sertifikat ISPO untuk perkebunan sawitnya yang berada di Sumatera Selatan. Proses audit sertifikasi dijalankan PT Sucofindo sebagai lembaga auditor yang ditunjuk resmi Komisi ISPO. 

Perhatian ditujukan ke PT Hindoli baru-baru ini setelah komitmennya terhadap produksi kelapa sawit lestari ditampilkan sebagai satu-satunya contoh implementasi ISPO dalam film dokumenter. Film dokumenter ini diproduksi Kementrian Pertanian yang disiarkan di stasiun TV seperti TVOne yang menyorot kesiapan PT Hindoli dalam pelaksanaan audit  ISPO dan komitmen jangka panjang terhadap kelestarian lingkungan. 

Komitmen penuh Cargill terhadap praktek kebun yang lestari tidak hanya di perkebunan sawitnya saja melainkan juga ke petani plasma. Buktinya, petani plasma Cargill merupakan pihak yang pertama kali  menerima sertifikat berdasarkan prinsip dan kriteria smallholder RSPO pada Agustus 2010.  

Anthony Yeow, Presiden Direktur PT Hindoli, mengatakan pihaknya bersama dengan petani-petani plasma perusahaan akan berkomitmen untuk melindungi lingkungan serta membantu memenuhi permintaan dunia akan kelapa sawit yang semakin meningkat. “Kami siap menjalankan sertifikasi ISPO untuk petani, sebagaimana yang telah kami terima sertifikat minyak sawit berkelanjutan smallholder dari RSPO,” ujar Anthony.

Prestasi PT Hindoli, anak usaha Cargill, menerima ISPO merupakan pencapaian besar sebagai bentuk pengakuan PT Hindoli dalam produksi kelapa sawit lestari ini diberikan hanya tiga bulan setelah Kabupaten Musi Banyuasin di Sumatera Selatan menganugerahkan Cargill Platinum MUBA CSR Award dalam sektor Agribisnis dan Agrikultur untuk perkebunan kelapa sawit Cargill.

 PT Hindoli, juga termasuk perkebunan kelapa sawit pertama di Indonesia yang menerima sertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) tahun 2009. Selain itu telah menerima International Sustainability and Carbon Certification (ISCC) untuk pasokan kelapa sawit lestarinya untuk bahan bakar hayati di Uni Eropa (EU) pada 2010. Petani smallholder PT Hindoli dari koperasi petani Mukti Jaya juga merupakan salah satu yang pertama menerima sertifikat ISCC bulan Agustus tahun lalu.

Pada awal Januari 2013, PT Harapan Sawit Lestari, anak usaha Cargill, menerima penghargaan sebagai Investor Terbaik (Best Investor) dari Pemerintah Kalimantan Barat. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apreasiasi terhadap kegiatan perusahaan   yang bertanggung jawab terhadap aspek sosial , teknologi dalam pengelolaan lingkungan,   aspek ketenagakerjaan serta stabilitas usaha,  dan  kepatuhan terhadap peraturan. Penghargaan ini sudah tiga kali berturut-turut diterima Cargill  dalam Best Investor award di Indonesia semenjak 2010. 

 Cargill saat ini memiliki dan mengoperasikan dua perkebunan kelapa sawit di Indonesia – PT Hindoli di Sumatera Selatan dan PT Harapan Sawit Lestari di Kalimantan Barat. Cargill mendukung usaha untuk membantu petani mengadopsi praktek pertanian lestari, meningkatkan penggunaan lahan, meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil lahan mereka dan mempromosikan praktek kerja yang aman dan efisien. (Adv)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.