Urgensi Kaliberasi Alat Sprayer Dalam Pengendalian Gulma

Penulis: Eko Zulkifli,SP,M.Sc

LATAR BELAKANG

Salah satu kegiatan terpenting dalam usaha di bidang perkebunan kelapa sawit adalah kegiatan pengendalian gulma. Pengendalian gulma adalah mengendalikan pertumbuhan gulma yang tumbuh di areal tanaman yang diusahakan agar persaingan dengan tanaman utama dapat ditekan. Seorang planters disarankan supaya mengetahui dan memahami faktor-faktor penghambat kegiatan pengendalian gulma. Selain itu, harus memahami pula faktor pendukung  keberhasilan kegiatan pengendalian gulma. Pada tahap awal penanaman pengendalian gulma dilakukan dengan dua metode yaitu manual dan kimiawi.  Tulisan ini kami sajikan dengan menitikberatkan faktor penghambat dan pendukung kegiatan pengendalian gulma secara kimiawi serta mengetahui cara kaliberasi alat sprayer.

  1. RUANG LINGKUP PENGENDALIAN GULMA

 Pengendalian/pemberantasan gulma di perkebunan kelapa sawit dilakukan pada  dua tempat  yaitu piringan dan  gawangan (interrow).

 Ada tiga jenis gulma yang perlu dikendalikan, yaitu :

  1. Alang-alang
  2. Gulma umum atau General Weed (GW)
  3. Tumbuhan pengganggu lainnya: anak kayu, pakis, dll.

 Tujuan pemberantasan alang-alang untuk menghentikan pertumbuhannya dengan sejumlah pertimbangan :

  1. Perkembangan populasinya sangat cepat (dengan bunga dan rhizome)
  2. Ditinjau dari segi penyediaan bahan organik, lalang tidak memberikan kontribusi
  3. Pada kondisi populasi yang tinggi sangat berperan menyulut kebakaran
  4. Menyerap unsur hara dan air yang disimpan di rhizome

 Tujuan pemberantasan gulma umum di piringan :

  1. Mengurangi kompetisi unsur hara dan air, karena akar halus tanaman masih berada di sekitar piringan/pokok
  2. Meningkatkan efisiensi pemupukan
  3. Mempermudah kontrol pelaksanaan panen dan aplikasi pemupukan
  4. Memudahkan pengutipan brondolan (menekan loses brondolan)

 Tujuan pengendalian gulma di gawangan :

  1. Mengurangi kompetisi hara, air dan sinar matahari
  2. Mempermudah kontrol pekerjaan dari satu gawangan ke gawangan lain
  3. Menekan populasi hama (terutama pada TBM). 

 RAGAM PENGENDALIAN GULMA

 III.1 . Pengendalian lalang  (Imperata cylindrica)

Pengendalian lalang sheet

  1. Pada pertumbuhan lalang yang meluas (sheet), metode pengen­dalian yang efektif  dengan  cara  kimia (penyem­protan herbisida). Jenis herbisida yang efektif untuk alang-alang disajikan pada Tabel 1.

Kunci sukses pengendalian lalang :

  • Rotasi yang konsisten
  • Segmentasi areal (prioritas pengendalian dimulai dari kondisi lalang paling ringan menuju kondisi berat).
  • Ketepatan jenis herbisida dan dosis/konsentrasi
  • Penyemprotan dilakukan pada masa pertumbuhan vegetatif aktif .
  • Monitoring dan evaluasi secara ketat untuk langkah selanjutnya

(Selengkapnya baca Majalah SAWIT INDONESIA Edisi 15 Desember 2015-15 Januari 2016)

 

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.