Menyusun Rencana Kerja Dalam Afdeling: Sebagai Acuan Dan Panduandalam Kegiatan Operasional

Dari rencana Kerja akan dibuat Evaluasi dan kontrol terhadap setiap pekerjaan yang ada dalam sebuah unit pekerjaan yang didasarkan pada setiap item pekerjaan atau kegiaatan.

Dalam sebuah pekerjaan yang terpenting adalah membuat sebuah rencana. Dari rencana Kerja inilah akan bisa di buat sebuat evaluasi. Adanya kesenjangan atau perbedaan antara plan dan realisasi merupakan masalah yang akan bisa dicari dan ditemukan permasalahan serta solusinya.

Rencana Kerja bulanan atau Lembar kerja bulanan ataupun namanya adalah sebuah rencana yang disusun oleh pimpinan sebagai acuan kerja dalam satu bulan. Budget yang dibuat setahun tentunya akan mengalami kesusahan dalam memonitor. Sehingga diperlukan perincian dalam bentuk bulan.Rencana  Kerja yang dibuat dalam bulanan harus mengacu pada Budget yang dibuat dalam tahunan, sehingga tidak ada perbedaan atau selisih terhadap pelaksanaanya. Dalam bidang perkebunan, kususnya kebun kelapa sawit rencana Kerja bulanan sangat perlu dibuat. Kepala Afdeling, Kepala bagian yang merupakan organisasi terdepan harus membuat rencana Kerja Bulanan tersebut. Tentunya  rencana kerja dalam penyusunannya baik Rupiah, norma maupun luasan pekerjaan tetap mengacu pada Budget yang telah di tetapkan.

Dasar dalam membuat Rencana Kerja afdeling.

Afdeling yang dipimpin kepala afdeling harus bisa membuat rencana kerja bulanan. Pentingnya rencana Kerja ini adalah sebagai acuan yang akan dilakukan dalam kegiatan satu bulan. Dasar membuat rencana Kerja tersebut adalah Budget tahunan yang disusun oleh mananger yang telah ditetapkan dalam satu tahun. Selain hal tersebut juga adanya progres kerja bulan yang telah di kerja dalam hal ini Rotasi kerja juga menjadi acuan dalam penyusunan rencana kerja bulanan. Jangan sampai pekerjaan yang sudah dikerjakan pada blok tertentu, dikerjakan kembali pada bulan berikutnya dengan item kerjaan yang sama. Rotasi kerja bisa dibuat dengan jedah waktu dua bulan, tiga bulan ataupun sesuai dengan kebijakan yang didasarkan pada kalibrasi yang dilakukan oleh afdeling. Adanya rotasi bisa didasarkan tahun tanam pokok, jenis tanah ataupun hal lain yang menjadi pertimbangan pekerjaan. Contoh Weding manual (babat gawangan) pada  Tanaman Belum Menghasilakan tahun 1, tentunya rotasinya berbeda dengan Tanaman Belum Menghasilkan  tahun 2. Ataupun pada tanah gambut dengan tingkat pertumbuhan Gulma yang cepat, tentunya rotasinya berbeda dengan tanah mineral yang tingkat pertumbuhan gulma lambat.

Adanya penilaian Kelas blok juga merupakan dasar pertimbangan untuk membuat rencana Kerja Bulanan. Kelas Blok adalah sebuah penilaian terhadap kualitas pekerjaan yang telah dilakukan dalam blok tersebut. Kelas blok dilakukan oleh kepala Afdeling dengan diverifikasi oleh atasannya atau verifikator. Kelas blok ini adalah upaya untuk membuat angka penilaian, dari angka kwalitatif menjadi kwantitatif. Artinya ketika kita melihat hasil pekerjaan baik, tidak baik, maka dengan kelas blok ini maka bisa dihitung dengan angka, bukan hanya penilaian yang subyektif. Contoh kelas blok Nilai A  dengan kreteria nilai 91 persen s.d 100 persen, artinya bahwa 90 persen sampai 100 persen pekerjaan dengan nilai sempurna kebenaranaya sesuai dengan Standar Operasional Prosedure (SOP). Dalam membuat penilain blok tentunya setiap perusahaan mempunyai kreteria dan bebijakan tersendiri. Tetap yang penting adalah kepala afdeling dengan melihat nilai kelas blok bisa mengambil sebuah keputusan apakah blok tersebut bisa dikerjakan atau tidak. Conto adalah kelasblok nilai A tentunya tidak bis dikerjakan karena sudah selesai dikerjakan dengan nilai kesempurnaan diatas 90 persen.

Apa yang ada dalam rencana kerja bulanan?

Adapun item yang ada dalam Rencana kerja Afdeling adalah :

Item Kerja : yaitu jenis pekerjaan apa yang akan dilakukan dalam bulan ini dalam afdeling. Item kerja yang dibuat akan menganut pada aturan atau jenis pekerjaan yang sudah ditetapkan oleh Management. Tentunya seorang kepala Afdeling dalam membuat item kerja bukan sembarang memasukkan. Tetapi tetap mengacu pada aturan SOP yang telah di Tetapkan.

Tempat :  Adalah lokasi dimana item kerja mau dilakukan. Biasanya  blok sebagai tempat untuk melakukan item kerja tersebut. Dari blok berapa maka akan diketahui lokasi kerja.

Luasan : adalah ukuran secara kuantity pekerjaan yang akan dilakukan dalam satu bulan. Dari luasan tersebut bisa dilihat kemampuan kepala afdeling dalam melakukan pekerjaan. Biasanya dengan satuan Hektar digunakan untuk melihat kuantity luasan.

Tenaga kerja : Adalah jumlah tenaga yang akan digunakan dalam mengerjakan item kerja tersebut. Dalam mencantumkan jumlah tenaga kerja dengan mempertimbangkan produktifitas tenaga kerja. Dasar menentukan  jumlah tenaga kerja juga berdasarkan kalibrasi kemampuan setiap tenga kerja.

Kepala afdeling juga melihat potensi tenaga kerja yang ada di afdelingnya. Sehingga dalam proses pengerjaanya bisa dengan menggunakan sistem perorangan atau borongan. Tenaga Kerja ini merupakan asset yang sangat berharga bagi perusahaan. Sehingga perlu sebuah management yang bagus dalam mengelola tenaga kerja ini. Seperti diketahui bahwa perkebunan merupakan pekerjaan yang harus dilakukan dengan banyak tenaga kerja. 

Biaya: merupakan hal yang akan dicantumkan dalam menyusun rencana kerja bulanan. Dari biaya tersebut akan diketahui berapa besar pengeluaran biaya yang diperlukan dalam sebuah pekerjaan. Dari biaya ini kita bisa menyusun efektif dan efesienya sebuah pekerjaan. Dari biaya inilah akan dilakukan evaluasi dan kontrol terhadap aktifitas dalam sebuah afdeling.

Dari rencana kerja yang di buat kepala afdeling, sebelum dikerjakan maka sangat perlu adanya Evaluasi dari pimpinan perusahaan. Adanya evaluasi tersebut akan menentukan apakah pekerjaan bisa dilaksankan atau tidak. Adanya kebijakan dari pimpinan perusahaan tersebut, dengan didasarkan berbagai pertimbangan. Sebagai contoh adalah blok masih baik maka pekerjaan akan ditunda dalam satu bulankedepan, tetapi tidak akan mempengaruhi kualitas dari blok tersebut.

Pada akhirnya Rencana Kerja Bulanan, Lembar rencana Kerja bulanan atau apapun namanya adalah sebuah alat untuk mempermudah kerja di bagian Operasional. Dengan membuat Rencana kerja, maka tidak akan terjadi pelanggaran terhadap budget yang telah di tetapkan. Tentunya tetap semua bagian fanatik terhadap Evaluasi secara Rutin dan proses kontrol yang terus berkelanjutan dari semua pimpianan yang ada di perusahaan. Harapan dengan adanya Rencana bulanan ini akan membantu dan menjadi acuan yang bisa dipertanggungjawabkan kepada setiap aktifitas operasional yang dilakukan. semoga

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.