Edisi 18 April 2013

Pilihan Berani, SALAM SAWIT INDONESIA, Di edisi April-Mei ini, Majalah SAWIT INDONESIA menghadirkan ulasan kaum hawa yang wanita memegang jabatan penting di perusahaan kelapa sawit. Kami beruntung dapat bertemu dengan empat narasumber yang berkarir dan terjun di dunia perkelapasawitan. Mereka adalah Jayanti  Sari (Direktur Utama PT Hasnur Citra Terpadu), Hj.Rima Melati (Chairman United Balimuda Grup), Hilda Handayani (Direktur PT Sinar Reksa Kencana), dan Kanya Lakshmi Sidarta (Vice President PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk). 

Selain keempat narasumber tadi, sebenarnya kami berencana mewawancarai Nursani Mona Surya, Direktur Minanga Grup yang juga Bendahara Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI). Tetapi, ibu dari empat anak ini menemani ayahanda tercinta, H.Zawawi Soeleiman, yang sedang berobat ke Singapura. Sehingga, wawancara belum dapat dilakukan sampai terbitnya majalah ini. Tentu saja, redaksi dapat memaklumi kondisi ini. Tak lupa, kami ucapkan; semoga lekas sembuh kepada H.Zawawi Soeleiman. 

Bukan hal mudah bagi tim redaksi bertemu dengan empat eksekutif wanita. Padatnya kegiatan dan kesibukan kerja menjadikan kami mesti bersabar untuk menjalankan tugas reportase. Untungnya, mereka senang menerima kedatangan redaksi SAWIT INDONESIA.

Banyak cerita menarik yang kami temukan dalam proses wawancara ini. Misalkan saja, Hj. Rima Melati yang akrab dipanggil Bunda, menceritakan pengalamannya yang berbisnis sawit setelah usaha kontraktornya bangkrut. Bersama adiknya Heppy Trenggono, ibu satu ini membangun bisnis baru yaitu pengembangan lahan sawit. Dibawah bendera United Balimuda Grup, mereka berdua menguasai lahan perkebunan sawit seluas 83 ribu hektare.

Lain lagi dengan Jayanti Sari yang meneruskan bisnis keluarganya yang telah  beroperasi lebih dari 40 tahun. PT Hasnur Citra Terpadu adalah salah satu perusahaan perkebunan sawityang dipimpinnya. Ke depan, putra daerah ini berkeinginan untuk membawa perusahaanya sebagai pemilik lahan plasma terbesar di Indonesia.  Kebijakan ini diambil guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerahnya.

Sedangkan, keterlibatan Hilda Handayani di perusahaan kelapa sawit untuk membantu suaminya. Pasangan suami istri ini merupakan pemilik PT Sinar Reksa Kencana yang berdiri 2005. Walaupun minim pengalaman, Hilda Handayani tetap bertekad memajukan perusahaan. 

Terakhir, Kanya Lakshmi Sidarta yang baru dua tahun belakangan bekerja di dunia oleokimia. Karakteristik pasar oleokimia yang berbeda dengan CPO membuat lulusan Akutansi UI Ini sangat tertarik. 

Masih banyak cerita dan informasi yang pembaca dapat peroleh di edisi ini, akan lebih enak untuk menikmati sendiri halaman demi halaman. Selamat Membaca !! 

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.