Edisi 11 September 2012

KENAPA CPO DITOLAK ? Salam Sawit Indonesia, Sulit menerima keputusan Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) yang tidak memasukkan CPO ke dalam 54 produk dan  jasa yang ramah lingkungan. Tentu saja, akan banyak pertanyaan yang dapat diajukan kepada APEC pertimbangan apa yang membuat CPO ditolak begitu saja. Kendati, berbagai  inovasi  dan fakta ilmiah menunjukkan kelapa sawit merupakan tanaman zero waste karena limbahnya dapat diolah kembali menjadi produk bernilai tambah seperti pupuk, biomass, dan furnitur. 

Sebenarnya, bisa  saja delegasi Indonesia dituding  sebagai  biang kesalahan kejadian ini lantaran  tidak  optimal menjalankan lobi-lobi kepada delegasi negara lain di forum  APEC. Tetapi, terlalu naif jika dikatakan penyebab kegagalan lobi karena lemahnya delegasi Indonesia. Sebaliknya, kegagalan ini  merupakan  tantangan bagi pelaku industri sawit supaya masyarakat dunia sadar dan paham manfaat positif kelapa sawit. Ada baiknya, mari kita tunjukkan kepada dunia seperti apa peranan sawit dalam mengentaskan kemiskinan di daerah terpecil, bagaimana  pabrik kelapa sawit  berkontribusi terhadap pembuatan tenaga listrik, dan proses daur ulang limbah sawit menjadi pupuk cair. Inilah tanggungjawab bersama yang mesti diwujudkan seluruh  pelaku industri sawit. 

Rubrik Sajian Utama, edisi  ini mengulas layanan jasa PT Nusantara Jaya Express, perusahaan ekspedisi khusus pabrik kelapa sawit dan perkebunan, yang memiliki  ciri khas beda dengan  perusahaan sejenis. Komitmen melayani pengguna jasa secara optimal menjadi ruh seluruh  komponen perusahaan yang telah beroperasi semenjak 20 tahun lalu. Itu sebabnya, pelaku  industri  sawit lebih  memilih PT NJE untuk pengiriman barang- barang industri sawit seperti benih, agrokimia, dan suku cadang  pabrik.

Sementara itu, Rubrik Sosok mengangkat profil Ibu Mona Surya, Ketua Pelaksana IPOC dan  Direktur Minanga Grup ini. Ibu dari  empat  ini merupakan  sosok pekerja keras di  bidang  perkebunan kelapa sawit sehingga kegiatan  perusahaan terus tumbuh. Meski demikia, dirinya tidak melupakan  kodrat sebagai ibu rumah tangga yang mesti bertanggungjawab  kepada suami dan  anak-anaknya. 

Di rubrik inovasi, pembaca dapat memperoleh informasi  mengenai pentingnya DOBI untuk menjadi parameter kualitas CPO. Itu sebabnya, pelaku  usaha perkebunan diminta tidak memandang sebelah mata DOBI supaya mendapatkan hasil CPO bermutu  tinggi. Sehingga akan berdampak positif kepada harga jual CPO. 

Diharapkan, edisi kali ini dapat memenuhi ekspektasi pembaca terhadap perkembangan dan trend teknologi  industri sawit. Hal inilah yang sangat kami harapkan karena ini berarti Majalah SAWIT INDONESIA mempunyai peranan positif kepada pembaca. Selamat Membaca !

 

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.