31% Palm Product

Palm Product adalah produk hasil pengolahan tandan buah segar yang terdiri dari Crude Palm oil (CPO) dan Kernel Palm Oil(KPO) dalam satuan Oil Ekstraction Rate (% OER) dan Kernel Ekstraction Rate (% KER).

CPO sangat tergantung pada Mesocarp (daging buah) dan banyaknya berondolan dalam tandan buah segar (TBS). Demikian halnya kernel sangat tergantung pada banyaknya berondolan dalam tandan buah segar (TBS).

Berdasarkan pengalaman operasional pabrik kelapa sawit yang kami tangani sebagai berikut: 

  • Di Kalimantan Timur selama 5 tahun (2002-2007) % OER = 25,00-26,50%. 
  • Di Kalimantan Barat (2007-2009) menaikkan %OER dari 20,00% (pencapaian selama bertahun tahun sebelumnya) menjadi>23,00 % dan set up operasional PKS baru di Kalimantan Barat (2009-2011) dengan pencapaian % OER = 25,00-26,00%.

RAHASIANYA ADALAH :

RAHASIA KE-1 ; SUASANA KERJA YANG NYAMAN

Dengan Program 5 R ataudengan program apa saja yang dapat menciptakan suasana yang nyaman:

  • •Tempat kerja yang INDAH, RAPI, BERSIH, dan TERAWAT. Tempat kerja bagaikan tempat rekreasi yang membuat karyawan betah dan nyaman.
  • •Budaya kerja karyawan dengan produktivitas yang tinggi; kepedulian dan tanggung jawab terhadap tempat kerja dan pekerjaan.
  • •Fokus dan konsentrasi: “Apapun yang menjadi pusat Konsentrasi anda, akan mempengaruhi SIKAP, PERASAAN, DAN PERILAKU ANDA.”

RAHASIA KE-2 ; TANDAN BUAH SEGAR

Kualitas TBS yang masuk harus sesuai standar kematangan yang telah ditetapkan

  • TBS mentah, TBS Over Ripe, dan Janjang Kosong adalah sumber oil loss di kebun, HARUS DI JAGA!!! Dengan manajemen panen yang baik dan benar.
  • Berlakukan sistem denda grading untuk pembelajaran demi hasil yang optimal.
  • Handling di loading ramp PKS.

RAHASIA KE-3 ; PROSES PENGOLAHAN MINYAK KELAPA SAWIT

Kunci keberhasilan pengolahan minyak kelapa sawit adalah sebagai berikut:

 

  • Proses sterilization; perebusan FFB untuk mengkondisikan FFB tersebut dalam proses ekstraksi selanjutnya, hal ini mempengaruhi 60% dari kualitas seluruh tahapan proses pengolahan minyak kelapa sawit.
  • Proses threshing; pemisahan fruit dari FFB harus di optimalkan agar % Fruit/FFB bias maksimal. Proses ini mempengaruhi 5% dari kualitas seluruh tahapan proses pengolahan minyak kelapa sawit.
  • Proses Digesting & Pressing; Mengekstrak CPO dari daging buah. Proses ini mempengaruhi 25% dari kualitas seluruh tahapan proses pengolahan minyak kelapa sawit.
  • Proses klarifikasi; proses pemisahan dan pemurnian minyak kelapa sawit. Proses ini mempengaruhi 10% dari kualitas seluruh tahapan proses pengolahan minyak kelapa sawit.

 

Untuk proses pengolahan CPO di PKS perlu pendalaman sesuai dengan kondisi dan tempat masing-masing PKS, diperlukan Mill Audit Advisory sehingga detail permasalahan dan rahasia keberhasilannya dapat ditemukan.

RAHASIA KE-4 ; Lab. Quality Control

  • Sebagai control untuk konsistensi operasional proses yang baik dan benar
  • Komunikasi data kualitas pengolahan dari hasil analisa laboratorium kepada operator prosessing untuk dipedomani.

RAHASIA KE-5 ; MINDSET

“ TANAMKAN DALAM PIKIRAN BAHWA“PALM PRODUCT 31%” DAPAT DI CAPAI DI PERKUAT DENGAN KEYAKINAN DAN PROYEKSI SEHINGGA MENJADI KENYATAAN”

Penulis:  Darwisata SbMg, ST : Direktur Utama PT. Ewako Daro Utama (General Contractor), Direktur PT. Sahabat Agro Sejati (Konsultan Agronomi, Palm Oil Mill)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.